oleh

Aksi Pencurian Kulit Manis Semakin Meraja lela, Polisi diminta Segera bertindak

Wartacika  Kerinci Jambi- Aksi pencurian Kulit Manis di Kabupaten Kerinci Jambi semakin meraja lela, setiap harinya selalu ada kulit manis milik warga yang hilang di kondol maling. 

 

Kondisi ini sangat meresahkan warga di Kabupaten Kerinci dan berharap ada tindakan signifikan dari aparat Kepolisian Polres Kerinci. 

 

Dari data yang di himpun tim Wartacika.co.id, aksi pencurian kulit manis saat ini tidak hanya terjadi di wilayah bagian mudik saja, namun aksi pencurian kulit manis juga terjadi di Kerinci Bagian hilir dan salah satunya di desa pulau tengah. 

 

Salah seorang petani warga pulau tengah yang menjadi korban pencurian kulit manis, Yusril 65th, mengatakan, Kulit manis yang sudah berumur belasan tahun yang di harapkan menjadi tabungan dihari tuanya raib di gondol maling. 

Baca Juga:  Izin Lima Klinik di Sungai Penuh Terindikasi Maladministrasi

 

Kepada Wartacika Korban menjelaskan kronologi Kejadiannya pada hari Kamis tanggal 16 Desember 2021 Pukul 07.00 Wib, dirinya berangkat dari rumah di Desa Jembatan Merah Pulau Tengah menuju ke ladang kulit miliknya dengan jalan kaki yang bertempat di ladang Talang Bayeh Desa Koto Tuo Pulau Tengah berjarak sekitar 1 KM, sesampai di ladang betapa dirinya terkejut dan terhennyak hingga histeris melihat kulit manis diladangnya sudah di curi orang.

 

“Saya sangat pedih melihat kulit manis sudah di curi dan saya lihat di sekeliling ladang  terdapat sebilah parang diduga milik pelaku dan saya pun mengumpulkan bekas sisa kulit manis yang tercecer yang tidak sempat dibawa oleh pelaku dengan perasaan yang hiba.” Ucap yusril. 

Baca Juga:  Yuldi Herman Sosok Yang Peduli Kemajuan Sepak Bola dan Berjiwa Sosial

 

Kejadian ini pun sudah di laporkan ke pihak yang berwajid dan berharap ada tindakan signifikan untuk memburu pelaku dan melacak pembeli ataupun penadah kulit manis hasil curian dan memproses sesuai dengan hukum ynag berlaku agar para petani kulit manis di Kabupaten Kerinci menjadi tenang dan nyaman mengingat pohon kulit manis merupakan tanaman pokok di Kabupaten Kerinci yang sangat butuh waktu bertahun tahun untuk memetik hasil. “Pungkas Yusril. (red) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT