oleh

Amri kecewa lahan yang di eksekusi oleh Pengadilan Negeri Sarolangun tidak Bisa menunjukan batas yang kongkrit.

Sarolangun Warta Cika-Perkara Sengketa Tanah Antara Hj Nurhuda Lawan Amri Yang berada di Desa mandi angin Kecamatan Mandi angin Kabupaten Sarolangun Yang Berunjuk eksekusi lahan.

Eksekusi Yang di lakukan PN Sarolangun kepada lahan milik Amri Warga Desa mandi angin  berlangsung ricuh, Pasalnya aksi protes para Keluarga besar Amri Tanah yang di eksekusi  tidak Sesuai dengan surat keputusan.

Menurut Amri pemilik tanah Menyampaikan”Bahwa tim yang melakukan eksekusi Tanah saya tersebut tak ada menunjukan batas yang kongkrit, mereka Itu membuat batas alam saja, kenapa batas Yang di buat pengaliran cuma batas alam saja Tentu nya jika ingin melakukan eksekusi lahan Buat batas dengan pemilik tanah yang betul Bukan berbatasan dengan alam saja”tegasnya.

“Untuk itu saya sangat kecewa sekali karena di Sini batas tanah hanya dengan alam tidak lagi Berbatas dengan orang, dari semestinya jika Mau di eksekusi seharusnya pada titik  Tanah Yang menjadi objek sengketa, salah satu nya Yang yang menjadi objek sengketa yang kita tau Berbatas dengan sungai Liam tebal, sawah, dan payo, tetapi aneh dan surat di Putusan eksekusi batas itu tidak ada  dari itu, tanah yang di eksekusi hari sangat jauh sekali dari batas yang tertuang dalam keputusan itu.

Baca Juga:  Bupati Adirozal : Resmi Lantik 150 Kades Kabupaten Kerinci

Lanjutnya”Jadi saya sangat merasa di rugikan sekali ujar Amri yang di dampingi keluarga besarnya saat Proses eksekusi lahan sedang di lakukan pihak PN Sarolangun.

Lebih lanjut ujar Amir saya akan berjuang dan Akan mencari keadilan karena masih banyak Langkah dan upaya hukum untuk di lakukan. Untuk itu saya akan upayakan ke mana saja Nanti sampai ke soal pidana perusakan karet Saya yang masih produktif di atas lahan yang di eksekusi”tutup Amri dengan tegasnya.

Tim eksekusi pengadilan negeri Sarolangun Ketika di wawancara oleh wartawan tak mau Memberikan keterangan, terkait hal ini  saya Mohon langsung ke humas kita saja terang Juru sita dari tim  eksekusi pengadilan negeri Sarolangun pada sejumlah wartawan.

Baca Juga:  Seorang Remaja di Aniaya Dua Orang Tak di Kenal Hingga Kritis

Kuasa hukum pemohon Ahmat satria SH saat di wawancara  Mengakui mengikuti alur serta Segala proses di pengadilan, untuk hari ini kita mengikuti eksekusi lahan lebih kura 1, hektar tanah yang di atas ada taman karet, kita saat Ini akan patuh pada semua proses yang telah di  tetapkan oleh pengadilan”singkatnya.

Dalam eksekusi Tanah tersebut di kawal oleh Sejumlah 150 personil tergabung dari Pihak Polres Sarolangun,TNI dan POL PP serta Personil Polsek Kecamatan mandi angin.

Dari Pantauan wartawan media tampak sebanyak Enam unit mesin  sinso untuk menumbang Pohon karet yang di angkut pulang orang ke Beberapa truk cool diesel yang di siap untuk mengakut ke luar lokasi lahan .

Baca Juga:  Pemkab Sarolangun Gelar Acara Pisah Sambut Pj Bupati Lama Dengan Pj Bupati Baru di Rumdis Bupati Sarolangun

Dalam eksekusi lahan tersebut teriakan pihak Keluarga Amri terus menerus di suarakan dan meminta agar keadilan harus di berikan pada

Orang yang lemah bukan pada mereka yang Kuat saja kita mintai keadilan ujar para Mak,Anak-anak yang berada di lokasi eksekusi lahan.(Jay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *