oleh

Bencana Longsor Terjadi Di Bekas Galian C Kelurahan Siulak Deras Diduga Milik AW

Wartacika.id, Kerinci – Tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir di Kerinci pada mengakibatkan terjadinya bencana alam.

Kali ini jalan yang menghubungkan sebelas Desa yaitu Sungai Batu Gantih Hilir, Sungai Batu Gantih, Simpang Tutup, Tanjung Genting, Tanjung Genting Mudik, Sungai Gelampeh, Suko Pangkat, Sungai Betung Hilir, Air Betung, Sungai Betung Mudik dan Desa Baru Sungai Betung Mudik dengan Siulak Deras terjadi longsor sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melalui jalan tersebut.

Menurut keterangan dari warga setempat bahwa ini adalah merupakan bekas Galian C milik AW yang dibiarkan begitu saja, sehingga saat ini terjadi longsong yang menutup jalan yang menghubungkan 11 Desa.

” Ya Longsor terjadi magrib kira kira pukul 18.30 wib,  yang longsor ini adalah bekas Galian C milik AW yang sudah lama terabaikan sehingga setiap saat bisa saja longsor dan ternyata hal itu terjadi sekarang, yang memutup jalan yang menghubungkan 11 Desa di Siulak ini. Terang warga 

Camat Gunung Kerinci Selhanudin saat ditemui di lokasi longsor menyatakan bahwa kejadian terjadi sekira pukul 18:30 WIB setelah menerima laporan dari warga beliau langsung menghubungi pihak PUPR Kabupaten Kerinci.

Saat ini Petugas dari dinas PUPR sedang membersihkan longsoran tanah yang menimbun bahu jalan. Ungkao Camata Gunung Kerinci 

Menanggapi hal ini Aktivis LSM – Geransi Dira  merupakan Warga Siulak Sungai Betung mengecam atas kejadian ini, karena yang longsor ini adalah akibat dari bekas Galian C yang tidak dibenahi dan tidak mengkaji atas efek resiko yang akan ditimbulkan Pasca Pengerokan material yang telah di ambil di Galian C milik AW.” Terang Dira

Penulis : Novri Putra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT