oleh

Beredar Kabar Miring, NA Minta Uang  ke Sesama ASN. Mencatut Nama Walikota Ahmadi Zubir.

Wartacika.id Sungaipenuh – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh berinisial NA dikabarkan meminta uang kepada sejumlah ASN dengan mencatut nama Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir.

Kabar miring ini ramai dibicarakan oleh para ASN lingkup Pemkot Sungai Penuh sejak beberapa pekan terakhir.

Menurut informasi yang diterima oleh media ini, ada dugaan NA meminta-minta uang kepada rekan ASN di instansinya bekerja, yaitu Dinas PUPR Kota Sungai Penuh. 

“NA minta uang ke rekan PNS dengan alasan agar PNS tersebut tetap bertahan di dinas itu,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Masih menurut sumber media ini, aksi meminta uang ini dilakukan oleh NA sebelum pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir – Alvia Santoni.

Jumlah uang yang diminta pun beragam, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 15 juta. 

“Jumlah yang dimintanya tidak merata, ada yang 5 juta, ada yang 10 juta dan ada yang 15 juta,” beber sumber.

Sementara itu, NA dikonfirmasi awak media pada Rabu (13/10/2021) siang, membantah jika dirinya meminta uang kepada rekan ASN tempatnya bertugas dengan alasan agar para ASN tetap bertahan di instansi tersebut.

“Dak ado. Cubo tanyo siapo yang ado ku ambik uangnyo,” bantahannya singkat.

Terpisah, salah seorang aktivis Kabupaten Kerinci – Kota Sungai Penuh, Khumaini, yang juga Ketua DPD Partai Perindo Kota Sungai Penuh, ikut angkat bicara terkait kabar miring tersebut.

Ia menyayangkan adanya kabar miring tersebut. Apalagi dugaan aksi meminta uang ini mencatut nama Walikota Sungai Penuh.

“Seharusnya isu seperti ini tidak dimainkan, karena ini dapat mengganggu citra Walikota Sungai Penuh  yang baru saja menjabat,” ujarnya.

Khumaini meminta agar Walikota Sungai Penuh untuk merespon kabar miring ini dengan mencari tahu kebenarannya. Pasalnya, jika dibiarkan, hal ini bisa saja terus terus terjadi.

“Pak Wako harus mencari tahu informasi ini, karena jika kabar ini benar namun dibiarkan saja, ini akan terus terjadi. Dan itu akan mengganggu kinerja dan nama baik Walikota Sungai Penuh,” tegasnya.(Sp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT