oleh

Breaking news…? Saat Cari Sinyal HP, Pemuda di Merangin Jambi Tewas Diterkam Harimau 

 

Wartacika    MERANGIN – Belum berapa hari Fani (50) warga Marus Jaya Kecamatan Renah Pembarap diterkam Harimau.

 

Namun, Kali ini dikabarkan seorang pemuda belasan tahun di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin tewas setelah di terkam harimau sekira pukul 17:00 WIB Rabu 13 Oktober 2021.

 

Kejadian tersebut berawal dari korban hendak mencari sinyal, di karenakan kondisi sinyal di Desa Air Batu tidak stabil di dalam desa, Korban bersama teman-temannya pergi ke daerah perbukitan untuk mencari sinyal di tempat biasa yang di lakukan mereka setiap hari yang terletak di Bukit Menit Perbatasan antara Desa Air Batu dan Merkeh.

 

Baca Juga:  Gempita Gadis 13 Tahun Warga Sukasari Sarolangun Dikabarkan Hilang

Sedang Asik bersantai tiba-tiba harimau menerkam korban dari belakang dan menyeret korban dengan gigitannya, Sementara teman-teman Korban melarikan diri ketakutan menghindari terkaman harimau buas tersebut. Korban di temukan tewas di dalam parit yang tidak jauh dari lokasi korban diterkam.

 

Nilwan Salah Satu warga Kecamatan Renah Pembarap Menjelaskan “Kejadian tersebut terjadi sekitar puku 17:00wib saat korban bersama teman-temannya mencari sinyal di daerah perbukitan yang berada di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, Masih dugaan Harimau yang sama menerkam Korban-korban sebelumnya”, Ucap Nilwan.

 

Hingga saat ini harimau buas tersebut masih berkeliaran di seputaran area permukiman  dan membuat warga ketakutan untuk keluar rumah dan merasa was was  dengan kejadian tersebut.

 

Baca Juga:  Dua warga yang dijemput ini berdasarkan atas hasil Rapid Test menunjukan positif Covid- 19

Warga meminta pihak terkait, BKSDA untuk segera menangkap Harimau yang sangat mengancam dan meresahkan warga.

 

Dari informasi, saat ini pihak kepolisian bersama BKSDA terjun ke lokasi untuk mengidentifikasi serta berusaha menangkap harimau buas tersebut.

 

Semoga secepatnya harimau tersebut cepat di temukan agar tidak menimbulkan korban lain. ( ara / oli )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT