oleh

Diduga Puluhan Proyek SDN Asal Jadi; Kadis Diknas kabupaten Kerinci Morison Diam Seribu Bahasa

Wartacika.id, Proyek pembangunan rehabilitasi sekolah Dasar di lingkup Dinas Pendidikan Nasional kabupaten kerinci menjadi sorotan para aktivis kerinci.

Sorotan para aktivis ini atas penilaian dari hasil kerja yang terkesan asal dan tidak mengacu pada spesifikasi yang seharusnya, pembangunan proyek SD Lingkup Diknas Kabupaten Kerinci bermasalah, dimana pembangunan sekolah SD dengan menggunakan anggaran yang tidak sedikit bertujuan meningkatkan mutu pembangunan, kenyamanan dan keamanan dalam proses belajar mengajar.

Dugaan pengerjaan asal asalan ini terlihat saat media ini turun ke lokasi pengerjaan proyek SD, seperti SD yang saat ini sedang dikerjakan untuk perbaikan adalah SD Negeri 5/ III Hiang Tinggi, dimana penggunaan bahan kayu kebanyakan menggunakan kayu lama yang sengaja di cat dengan oli untuk mengelabui, ini dikhawatirkan akan berakibat fatal dan diragukan kekuatannya, seperti penggunaan bahan kayu penahan dudukan atap, ( kudo –  kudo, kayu reng )

Baca Juga:  Kurang Perhatian, Jalan Bacang Trans Sungai Bermas dan Merupakan Jalan Lingkar Menuju Rumdis Bupati Kerinci di Perbaiki Warga dengan Goro

Selain itu pengecoran Sloof terlihat jelas tidak adanya penggalian atu pembongkaran, namun hanya dicor di atas keramik lama ini terlihat dikerjakan asal asalan. Dengan pengerjaan pembangunan Sekolah yang tidak mengacu pada spesifikasi teknis akan berakibat fatal bagi anak anak dan guru pengajar jika terjadi ambruk akibat bahan yang dipakai bekas dan sloof yang tidak kuat.

Dalam hal ini aktivis kerinci Ikhsan mengatakan ” saya amati dan perhatikanR ata2 pembangunan proyek SD di lingkup diknas kerinci bermasalah ungkap ikhsan Daraktoni dan Rata2 tanpa pengawasan dan markup yg sangat tinggi. ungkap ikhsan.

Media ini mencoba untuk menghubungi Kepala Dinas MORISON guna mengklarifikasi atau meminta penjelasan masalah proyek pembangunan beberapa sekolah SD di Kabupaten kerinci melalui Via whatsapp, pesan masuk ceklis dua namun tidak ada tanggapan Hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga:  Satu Rumah Warga Pauh Ludes Si Jago Merah

Ikhsan Ketua LSM Jamtos mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut proyek rehabilitasi puluhan gedung sekolah dari data yang diperoleh menggunakan anggaran Daerah APBD tahun 2023, Pembangunan Sekolah di Lingkup Diknas Kabupaten kerinci terkesan asal  jadi dan tanpa ada pengawasan sehingga diduga tidak sesuai dengan RAB,” Tegas Ikhsan

Untuk itu, dia minta PA atau penggunaan dana proyek ini diusut. Apakah hasil rehab sudah sesuai spesifikasi atau tidak. Pihaknya akan memberikan data ke – Aparat Penegak Hukum untuk di proses” tugasnya. ( Red )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *