oleh

Dua Pekerja PETI di Merangin Jambi Tewas Tertimbun Longsor

WARTACIKA   MERANGIN – Dua Pekerja Tewas Tertimbun longsoran PETI di desa Karang Birahi Kecamatan Pamenang. Andi (27) yang tewas Dikabar warga Tabir Timur, Juliyansah (26 ) warga ka karang Birahi.

Kabar duka datang dari Yani ibu Rumah tangga, Dia mengatakan kepada media ini, sekira jam 7,30 wib pergi kekebun cabe yang tidak jauh dari Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Saya lihat satupun pekerja tidak ada, saya lalu pulang kepondok, Tak berapa lama terdengar ada orang memangil manggil,
Rupanya tokeh Dompeng tu, sebut saja Buje mengatakan buk Yani, kamu, kata Buje pulang saja. Kekampung bilang pekerja / anak buah nya Juli dan Andi sudah tewas di himpit pohon kelapa sawit,” ungkap bos dompeng kepadanya.

Baca Juga:  Diduga alami Cacat, Ibu Kandung Tega Buang Bayi

Yani juga sempat melihat satu orang pekerja masih terjepit Derom, “posisinya miring dan pekerja satu nya tidak terlihat, saya lansung pulang melapor sama ibuk RT dialah yang memberi tau kepada Warga katanya.

Korban sebanyak Dua pekerja Tambang Emas Ilegal jenis dompeng rakit di Desa Karang Berahi Kecamatan pamenang Kabupaten Merangin.

Media ini sempat datang ke tempat kejadian perkara, sampai lokasi sudah terlihat polisi sudah memasang garis polislen. Saat berita ini di naikan pihak kepolisian belum bisa di konfirmasi.

Dua orang pekerja itu diduga tewas karena dihimpit pohon kelapa sawit, pada saat dia bekerja pohon itu roboh, Kejadiannya sekira jam 8.00 WIB.

Baca Juga:  Hujan Es Turun di Desa Pulau Tengah Merangin

Dari data yang berhasil dihimpun media ini, salah satu warga Desa karang Berahi menyebutkan, “saat itu Dua pekerja Tambang sedang bekerja di bawah tebing, namun tidak diduga tanah tebing curam itu runtuh sehingga menimpa Rakit nya kedua pekerja,” tewas jelasnya
ke Media ini,

Dua Korban yang terimpit sudah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Zakaria Paman nya mengatakan, saya minta kepada pihak kepolisian tangkap itu Buje, Kerena dia tidak bertanggung jawab.

Buje bukan nama sebenarnya. Kami sekeluarga Siap untuk menagkap Buje bersama sama, kalau pihak polisi tidak menangkap Buje, biar sama-sama tewas di kuburkan baru kami tenang katanya.(Lil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT