oleh

Ketum GERANSI: Pemilik Galian C Ilegal di Pungut Mudik Segera Akan Dilaporkan, Prosesnya Harus Dikawal Sampai Finis

KERINCI,Jambi – Terkait pemberitaan galian-C ilegal di Desa Pungut Mudik yang telah di beritakan berbagai media, hal ini membuat awak media Wartacika.id lansung bergerak menghubungi Ketua Umum LSM GERANSI Senin(27/7) guna meminta pendapat sebagai Lembaga yang konsen terhadap kepentingan masyarakat tertindas.

Saat di hubungi via Telpon oleh awak media Wartacika.id Ketua Umum LSM GERANSI Arya Candra mengatakan bahwa dalam waktu dekat lembaganya akan melaporkan kejadian penambangan ilegal itu ke pihak berwajib atau kepolisian. Harapannya, ada penertiban dan pelaku dapat di proses secara hukum termasuk jika ada yang membekingi.

“Sebab, jika galian-C ilegal itu mempunyai izin bisa dipastikan ada pemalsuan pada kas daerah, saya dan tim dalam waktu dekat akan mengirim surat ke pihak-pihak yang berwenang untuk ditertibkan, dan saya pastikan kasus ini akan kami kawal sampai ke tingkat yang lebih tinggi sekalipun,” ancamnya.

Baca Juga:  Bupati Kerinci Adirozal, Benarkan Ada warga Kerinci Positif Corona

Dikatakan Arya, bahawa pihaknya telah mengantongi nama dan alamat pemilik dan pengelola Galian C itu. “Kami dan teman-teman telah mengantongi nama dan alamat para “pemain” atau penambang liar,” ungkap Arya.
Lokas Galian C
Ditambahkan lagi oleh Ketu Umum GERANSI itu bahwa penambangan ilegal di Desa Pungut Mudik ini dapat dikenakan pidana karena diduga melanggar pasal 158 UU no.3 Tahun 2020 perubahan atas UU no.4 Tahun 1999 yang berbunyi:

Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).

(Tim)

--COVID-19 DI INDONESIA--

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
SUMBER DATA : KEMENTERIAN KESEHATAN & JHU. UPDATE TERAKHIR :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT