oleh

KMH Belum Bayar Konpensasi Ke Warga Pulau Pandan

Kerinci – Warga Pulau Pandan, Kecamatan Bukit Kerman, Kerinci melaksanakan sistem keamanan lingkungan atau siskamling dengan melakukan ronda malam dari 9 Juni hingga saat ini. Ronda malam itu dilakukan untuk mempertahankan hak atas kompensasi dari proyek PLTA.

Salah seorang warga Pulau Pandan, Saiful mengatakan, bahwa warga meminta kompensasi ganti rugi penggunaan sungai akibat dari pengalihan sungai untuk Air PLTA. Dari pengalihan air Danau Kerinci di wilayah Pulau Pandan berdampak hilangnya mata pencaharian.

“Permasalahan yang dipertahankan oleh warga pulau pandan saat ini adalah meminta supaya jangan dialihkan dulu aliran sungai sebelum selesai kompensasi dengan masyarakat,” ujarnya

Awalnya masyarakat meminta kompensasi 1 milyar per kepala keluarga dan saat ini turun jadi 300 juta per kepala keluarga. Selama ini, kata Saiful, warga Pulau Pandan merasa kurang diperhatikan, padahal merasakan dampak langsung dari efek pembangunan PLTA, seperti lahan pencarian ikan dan juga sawah rusak tergenang air.

Baca Juga:  Di duga jadi Pengedar Narkoba, Pasutri Di Desa Rantau Api Tebo Jambi di amankan Polisi

“Sebenarnya kompensasi tersebut tidak sebanding dengan hilangnya sumber mata pencarian warga yang telah ditekuni secara turun temurun,” katanya

Saat ini, menurut Saiful, masyarakat masih melakukan penjagaan pada lokasi yang akan dialihkan untuk pengairan PLTA di Tamiai.

“Kami masyarakat hanya minta kompensasi ganti rugi atas lahan pencarian kami yang telah kami jalani turun temurun. Andai kompensasi di bayar akan kami gunakan sebagai modal usaha baru untuk melanjutkan kehidupan bagi anak cucu kami,” ungkapnya

“Kami minta pihak KMH jangan ditunda-tunda lagi biar jelas dan tidak ada lagi permasalahan kemudian hari,”pungkasnya.

Saat dikomfirmasi kepihak KMH yakni Asrori Via What App meminta penjelasan, pesan dibaca namyn hingga berita diterbutkan tidak mendapat jawaban.( Red )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *