oleh

Nyaris Bentrok Fisik Antara 2 Desa Di Kabupaten Kerinci Antara Warga Desa Semerap Dengan Warga Desa Muak

Wartacika.id, Kerinci – Nyaris bentrok fisik antara 2 Desa di Kabupaten Kerinci antara Warga Desa Semerap dengan Warga Desa Muak, hari ini Senin (26/10/20) sejak pukul 10:00 wib pagi tadi.

Dua Desa berbeda Kecamatan itu yakni,  Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau dengan Desa Muak Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Informasi berhasil diperoleh  saat ini ada Dua orang warga Semerap mengalami korban luka tembak diduga asal peluru jenis senapan angin.

 

“Saat ini sudah ada korban 2 orang dari warga Semerap. Korban alami luka tembak di kening dan satu di paha.

“Satu lagi di IGD Puskesmas Semerap juga alami hal yang sama. Siap dirawat dua pasien itu dipulangkan kerumah masing – masing,” ujar sumber 

Sebelumnya, situasi memanas kedua desa ini sejak Minggu (25/10/2020) hingga Senin (26/10/2020) hari ini. Peristiwa ini dipicu ada persoalan tanah perladangan warga petani asal Semerap.

Dua Desa yang dikabarkan nyaris bentrok tersebut yakni Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau dengan Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci.

Baca Juga:  Satu Warga Kerinci Positif Terkena Corona

Berhasil dihimpun Puluhan warga Desa Semerap dengan membawa senjata tajam berupa Tombak dan Parang, sudah berada di perbatasan di Desa Muak.

Begitu sebaliknya warga Desa Muak, sudah melakukan pemblokiran jalan dengan menebang kayu besar yang melintang ditengah-tengah jalan.

“Situasi dapat diredam karena para anggota Kepolisian bersama TNI dan Pemda sudah berada dilokasi untuk melakukan pengamanan dan mencoba melakukan penyelesaian,” ujar sumber, yang berada dilokasi.

Selain pihak Kepolisian, konflik antara Desa Semerap dengan Muak itu, dilokasi perbatasan pihak Kepolisian juga dibantu tim dari Brimob.

Hingga berita ini dipublish,belum diketahui penyebab luka 2 warga Semerap yang jadi korban. Apakah kena serangan dari pihak Desa Muak atau tidak.(Supri/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT