oleh

Oknum Kabid Inisial DG Diduga Nikah Siri Dengan Wanita LC Karaoke Salah Satu Caffe Di Kota Sungai Penuh

Sungai Penuh, Wartacika.id – Salah satu okmum kabid di lingkup Pemkot Sungai Penuh di duga telah dua kali melakukan nikah siri dengan seorang wanita LC Karaoke salah satu Cafe di sungai penuh.

Peristiwa nikah siri oknum kabid berinisial DG diperkirakan dilakukan pada tahun 2014 dengan inisial LN berjalan selama lebih kurang tiga tahun, pernikahan kedua juga dengan seorang wanita LC Karaoke yang saat ini tinggal di kota sungai penuh, pernikahan kedua ini terjadi pada tahun 2019.

Oknum kabid berinisial DG menikahi siri wanita  LC Karaoke secara diam diam tanpa izin dari istri pertma, oknum kabid inisial DG ini menyewa kontrakan di kota sungai penuh untuk ditempatkan bagi istri sirinya tersebut.

Baca Juga:  Polres Sarolangun Kembali Lakukan Vaksinasi Merdeka Serentak

Pernikahan siri ini dibenarkan oleh salah seorang narasumber dan sekaligus merupakan saksi dalam peristiwa akad nikah, pernikahan tersebut dilakukan  disalah satu hotel di kota sungai penuh, menurut keterangan sumber juga sekaligus saksi dalam pernikahan oknum kabid DG mengatakan bahwa dia  dipanggil sebagai saksi.

“ Ya benar saya saat itu dipanggil ke salah satu hotel di kota sungai penuh, setelah saya sampai di hotel ternyata saya melihat sudah ada sepasang calon mempelai yang siap melakukan akad nikah juga sudah ada penghulu, saya langsung diminta menjadi saksi dalam pernikahan siri tersebut”. Terang narasumber.

Perbuatan oknum Kabid ini membuat rusak citra kota sungai penuh atas perilaku oknum pejabat yang seperti ini, selain itu  telah melanggar Undang – Undang ASN diminta kepada walikota sungai penuh untuk mencopot jabatan oknum kabid yang mencederai moral dan etika nama baik pemerintahan kota sungai penuh dan yang telah melanggar Undang – Undang ASN.

Baca Juga:  Wahyu Juari Setiawan SE MM Ketua Cab. SAPMA Pemuda Pancasila Kab Kerinci

Media wartacika.id telah menghubungi dan meminta keterangan oknum kabid berisinal DG tersebut melalui Via What App dg nomor +62 821-8473-xxxx pesan masuk dan dibaca namun tidak ada tanggapan hingga berita ini diterbitkan (Red*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *