oleh

Pelaku pencabulan anak di bawah umur dibekuk Polisi

WARTACIKA.ID  MERANGIN – Lakukan pencabulan terhadap seorang gadis yang masih di bawah umur seorang pemuda berinisial DV (19th) warga  Renah Mentelun Rt. 008 Rw. 003, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin di bekuk satreskrim Polres Merangin Jambi.

 

Setelah mendapatkan laporan dari ayah korban yang merasa tidak senang  terhadap pelaku atas perbuatan nya melakukan tindakan yang tidak senonoh terhadap anak perempuannya tim satreskrim Polres Merangin lansung melakukan pengejaran dan berhasil membekuk pelaku saat hendak kerumah pacarnya berada desa Sinar Gading.

 

Hal itu dibenarkan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan melalui Kasat Reskrim AKP Firdon Marpaung dalam rilisnya.

 

“Benar telah terjadi kasus tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, ” ungkap Kasat Reskrim.

 

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Dilahan PETI Sungai Sipa Lubuk Bedorong Sarolangun Di Tangkap Polisi

“Untuk pelaku sudah diamankan, dari pengakuan pelaku ketika diperiksa mengakui jika telah menyetubuhi korban satu kali dan pelaku sudah mengenal korban sejak dari bulan Desember 2020, ” jelas Kasat.

 

Lebih jauh lagi kasat menyampaikan, terbongkar kasus persetubuhan dan pencabulan ini setelah adanya laporan dari ayah korban bahwa anaknya sebut saja mawar (17th)  telah dicabuli seorang pemuda asal Jangkat dan Terbongkarnya kasus ini setelah korban bercerita kepada  ibu nya bahwa dirinya mengalami sakit di daerah kemaluannya.

 

Sedangkan kronologis awalnya, 05 April 2021 sekira pukul 16.30 wib korban dijemput oleh tersangka di kebun sawit yang berada di dekat rumah korban yang beralamat Karya Desa Sinar Gading, Kecamatan Tabir Selatan.

 

Baca Juga:  Penembak Warga Semerap Ditangkap, Pelaku Sembunyi di Puncak Hutan Pesisi Selatan Sumbar

Tersangka mengajak korban untuk jalan-jalan ke Kota Bangko, setiba korban tersangka di Bangko, sekira pukul 22.00 Wib tersangka mengajak korban untuk menginap di Penginapan Habibah

 

Namun korban menyetujui karena korban tidak sesampainya di dalam kamar Penginapan habibah tersangka kemudian menyetubuhi korban satu kali.

 

Sekira pukul 02.00 Wib pada hari selasa tanggal 06 April 2021 setelah memakaikan baju kembali, tersangka mengajak korban untuk pulang dan ingin mengantarkan korban pulang kerumah korban, sekira pukul 05.00 Wib tersangka dan korban sampai di rumah korban kemudian tersangka pulang kerumahnya.

 

Keesokan harinya pad hari Rabu tanggal 07 April 2021 korban bercerita jika kemaluannya sakit kepada ibu korban dan setelah itu korban menceritakan persetubuhan yang dilakukan tersangka kepadanya.

 

Baca Juga:  Kabur Dari Batu Kerbau Bungo, 5 Alat Berat Diamankan Polres Merangin

Untuk pasal 81 jo 76D dan atau pasal 82 jo 76E UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

Barang bukti, satu helai baju kaos oblong motif bunga warna ungu, satu helai celana panjang hitam jogger warna hitam, satu helai jilbab warna ungu, satu) helai tanktop warna hijau, satu helai celana short warna putih dengan strip hitam. (oli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT