oleh

Polres Merangin Tetapkan Pemilik Alat Berat LiuGong DPO

WARTACIKA.ID  MERANGIN – SatReskrim Polres Merangin tetapkan pemilik alat berat Excavator LiuGong 115 Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ditetapkan berinisial ZF sebagai DPO setelah satuan Reskrim Polres Merangin melakukan penyelidikan dari saksi – saksi yang tertangkap Kamis (3/6) bulan lalu.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Indar Wahyu Septiawan saat dikonfirmasi.

“Benar sudah kita pangggil berapa kali, namun ZF tidak kooperatif. Surat DPO sudah kita tetapkan, sekarang masih dalam pencarian tim polres Merangin, ” unkap Kasat Reskrim AKP Indar Wahyu Septiawan Selasa (13/7).

Sebelumnya Polres Merangin pernah meriliskan, 11 Pekerja dan Dua Albert Tambang Emas Desa Nalo Penambang Emas Tampa Izin (PETI) dan dua alat berat jenis LiuGong 115 Desa Nalo Gedang Kecamatan Nalo Tantan, Merangin.

Baca Juga:  Pelantikan Kades Terpilih Desa Lidung Terancam di Tunda Akibat Tersandung Kasus Korupsi.

Ke 11 tersangka langsung dibawa ke polres Merangin untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Dari pengakuan tersangka Topik Hidayat dirinya hanya sebagai pekerja milik dugaan Haji Zulfahmi.

“Saya bekerja dengan haji ZF pak, ” singkat Pengakuan TP kepada Sejumlah Wartawan kamis (3/6/2021).

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan saat keterangan pers kepada seluruh wartawan membenarkan telah mengamankan 11 tersangka.

“Kita amankan 11 tersangka pelaku PETI desa Nalo Gedang, untuk pelaku dikenakan 9 tahun penjara denda 10 miliar tentang UU minerba, ” ungkap Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan. (Lil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT