oleh

Siswa SMP Tikam Adik Kelas di Merangin

Foto ilustrasi

Foto : Ilustrasi

 

MERANGIN Wartacika – Entah apa di pikiran siswa di salah satu SMP dalam Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi beraninya menikam adik kelasnya sendiri.

Kejadian itu pukul 10.30 (3/8) membuat korban inisial IR (13) tahun, siswa kelas 8 SMP itu meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko dan meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah. Ini dikatakan oleh Ketua Lembaga Adat Desa setempat, Y (65).

Dia mengatakan, siswa yang tewas tersebut dikenal sebagai anak yang baik. Namun ia juga tak mengetahui pasti bagaimana kronologi hingga terjadi penusukan.

“Yang kami tahu orangnya baik, kalau ada masalah saya rasa dak mungkin. Karena dia murid yang pintar. Jugo dak pernah neko-neko almarhum itu. Kalau kejadian kami belum tahu pasti, soalnya kejadianya dalam lingkungan sekolah,” ungkap Yurani yang juga tetangga korban.

Baca Juga:  Pilkades Serentak "Mashuri" Kades Zolimi Rakyat Jangat Harap Terpilih 

Dirinya sangat menyayangkan terjadi penusukan tersebut, selain dirinya menilai adanya kelalaian yang dilakukan guru dan pihak sekolah.

“Seharusnya guru harus tau kalau ada murid yang membawa sajam. Belum sempat penanganan korban sudah meninggal sekitar pukul 14.00 wib tadi,” sebutnya.

Sementara itu, salah satu guru ektrakurikuler, YP yang ikut mengantar korban ke rumah sakit menerangkan jika pelaku tersebut berinsial J, berkisar umur 14 tahun.

Tadi sudah diamankan pihak kepolisian dari Polsek Masurai. Pelaku ini saya belum kenal betul, karena baru tiga hari pindah ke sekolah ini. Sebelumnya pelaku ini diketahui pindahan dari Bengkulu. Tadi sempat kita bawa dulu ke klinik Sungai Tebal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Merangin Buka Musrembang RKPD 2023

“Saya tidak tahu juga kejadian seperti apa, waktu kejadian saya masih pulang ke rumah, mandi, setelah kembali ke kantor saya lihat murid sudah panik. Ada yang hiang ada yang ditusuk, habis itu lansung saya bawa pakai motor ke klinik,” jelasnya.

Kapolsek Masurai IPTU Rezi saat dikonfirmasi mengatakan untuk sekarang lagi dirumah duka.(Lil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT