oleh

Terkesan Asal Jadi, Jalan Poros penghubung antara Sarolangun menuju Jambi Longsor

WAETACIKA.ID, SAROLANGUN – Jalan Poros penghubung antara Kabupaten Sarolangun menuju Provinsi Jambi yang berada di Desa Batu Ampar, Kecamatan Pauh terancam nyaris terputus akibat longsor di terjang air Sungai Muara Tembesi, Rabu (07/04/2021).

Badan Jalan Poros penghubung antara Kabupaten Sarolangun menuju Provinsi Jambi tersebut amblas sepanjang 50 meter Badan Jalan dan menjadi ke Khawatiran serta membahayakan keselamatan pengguna jalan akibat Badan Jalan nyaris terputus.

Nyaris terputusnya Badan Jalan akibat longsor tersebut, Proyek Pekerjaan Turap Jalan Poros penghubung antara Kabupaten Sarolangun menuju Provinsi Jambi yang berada di Desa Batu Ampar diduga dikerjakan terkesan setengah hati atau asal asalan (jalan ditempat) karena hampir Satu Tahun berjalan hingga sampai saat ini belum selesai dan bahkan diilokasi tersebut pekerjaan tidak ada rambu-rambu lalu lintas, sehingga pada malam hari membahayakan penguna jalan.

Baca Juga:  LSM Geransi Gandeng Pengacara Tigor Simatupang Dalam Laporan  Ke Mabes Polri

Salah Satu Pengguna Jalan yang sering melintasi di Jalan Poros tersebut Birin mengatakan “Jalan ini setiap harinya saya lewati. Setahu saya jalan poros ini sedang diperbaiki hampir setangah tahun berjalan, tetapi adanya alat-alat pekerjaan ini hampir dua bulan kondisi jalan bukannya membaik malah menjadi lebih parah dan belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki, “Kata Pengguna Jalan Birin.

“Badan Jalan Poros penghubung antara Kabupaten Sarolangun menuju Provinsi Jambi yang amblas nyaris terputus sepanjang 50 meter akibat longsor diterjang air sungai muara tembesi ini tidak ada tanda rambu-rambu lalu lintas pada malam hari, sehingga bisa membahayakan para penguna jalan, “Jelasnya.

Kemudian itu, Dede selaku pengguna jalan yang juga sering melintasi jalan ini mengatakan “Saya sering lewat sini. Untuk kendala di jalan saat ini kalau pengguan jalan rame pasti mengalami kemacetan di jalan ini, apalagi di jalan ini longsor tentunya kita ngeri melihat kondisi jalannya karena takut runtuh disaat melintasi jalan, “Ungkap pengguna jalan Dede.***(Red)

Baca Juga:  Dugaan Penyalah Gunaan Dan Dugaan Pemalsuan SPJ Dana Bos  SD 158/III Sungai Abu Akan Berlanjut Ke Pihak Hukum 

Penulis : Eguni Nisahilin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT