oleh

Tim Gabungan TNI/Polri Tertipkan 42 Sumur Minyak Illegal Drilling

WARTACIKA.ID, SAROLANGUN – Tim Gabungan TNI/Polri serta Pemerintah kabupaten Sarolangun melakukan operasi razia Aktivitas Illegal Driling di Kawasan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Rabu (07/04/2021).

Dalam Operasi razia Aktivitas Illegal Driling tersebut, 42 Sumur Minyak Illegal Driling di lokasi pengeboran minyak Kawasan Desa Lubuk Napal ditertibkan dan ditutup oleh Tim Gabungan.

 

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono melalui Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Ahmad Bastari mengatakan Kita hari ini kita bersama tim gabungan melakukan Operasi Razia Aktivitas Illegal Driling di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, “Kata Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Ahmad Bastari.

“Pada saat kita sampai ke lokasi aktivitas illegal Drilling tersebut dengan medan yang cukup sulit, kita tidak menemukan para pelaku aktivitas Illegal Drilling tersebut, hanya saja kita menemukan 42 Sumur minyak Illegal serta pondok tempat tinggal para pelaku aktivitas Illegal Drilling. Sumur minyak Illegal tersebut kita tutup dengan cara ditimbun mamakai alat-alat yang ada sehingga sumur minyak tersebut  tidak bisa difungsikan kembali serta pondok-pondok yang ada di sekitaran sumur minyak tersebut kita hancurkan, “Jelasnya.

Baca Juga:  Wabup Ami Taher Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Muara Semerah Mudik

“Kemudian itu, untuk barang bukti aktivitas illegal drilling tersebut berupa tiang-tiang besi kita tetap amankan di sini karena untuk membawa barang bukti tersebut terhalang dengan kondisi medan yang sangat sulit. Selanjutnya kita mengatakan bahwa Operasi Razia Aktivitas Illegal Driling ini tidak hanya sekali ini saja tetapi berkelanjutan sampai benar-benar Aktivitas Illegal drilling tersebut tidak ada lagi di Kabupaten Sarolangun, “Tambahnya.

“Kita menghimbaukan kepada para pelaku agar berhenti melakukan kegiatan aktivitas Illegal Drilling ini karena aktivitas ini merusak lingkungan alam kedepannya, “Ungkapnya. ***(Red)

Penulis : Eguni Nisahilin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT